Tuesday, September 19, 2017

Mesin Waktu (Kembali Kemasa Lalu)


rudypratama.com - disaat pertumbuhan teknologi belum sepenuhnya berkembang pesat seperti pada masa sekarang ini, dulunya hidup orang-orang yang tidak mengerti sama sekali tentang teknologi. Yang mereka tau hanya sebuah lampu penerangan yang berisikan bahan bakar minyak tanah, lagu-lagu tradisional asli dari berbagai daerah. Saat teknologi perlahan mulai berkembang, terciptalah sebuah alat penerangan yaitu "LISTRIK". walaupun belum sepenuhnya wilayah dapat menikmati listrik kala itu, masyarakat terpencil yang berada jauh dari jangkauan kota harus rela menerangi malamnya masih menggunakan alat penerangan sederhana yang berisikan bahan bakar minyak tanah. Untuk mendengarkan lagu-lagu kesayangan dari berbagai daerah pun mereka masih menggunakan sebuah "RADIO" yang berisikan energi dari baterai. Saat baterai radio mulai lemah, pada siang harinya mereka hanya bisa menjemur baterainya diterik sinar matahari. Disaat pertumbuhan teknologi belum sepenuhnya berkembang pesat seperti pada masa sekarang ini, dulunya hidup orang-orang yang kalau malam sering sekali berkumpul bersama ditengah lapangan untuk menyaksikan sebuah tontonan menarik seperti ''LAYAR TANCAP".

Mesin waktu RudyPratamaBlog

Dengan adanya tontonan sederhana berupa layar televisi berbentuk kain yang begitu besar, mereka yang lahir duluan dijaman yang belum tersentuh perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini sangat terlihat begitu senang dan bahagia bisa berkumpul bersama orang banyak disekitar mereka, menonton bareng, ketawa bareng, bahkan ada yang pacaran bareng sambil makan jagung bakar, Kacang kedelai rebus. Sangat sederhana sekali memang, tapi bisa membuat semua orang yang menyaksikan layar tancap menjadi senang dan bahagia. Waktu pun berlalu hingga terciptalah sebuah "TV" yang hanya bisa ditonton dengan menggunakan tenaga baterai bagi masyarakat yang belum tersentuh aliran listrik. Buat masyarakat yang sudah tersentuh aliran listrik, mungkin sudah bisa membeli Tv dengan colokan listrik. Dengan adanya pertumbuhan teknologi secara perlahan, dari sinilah mereka bisa menonton sebuah hiburan dengan hanya menonton Tv dirumah. Tak terkecuali saat sedang bosen, mereka bisa keluar kapan saja ke tengah lapangan untuk menyaksikan tontonan layar tancap bersama.

Mesin waktu RudyPratamaBlog

Saat pagi mulai datang kembali, mereka yang mempunyai rutinitas mulai bersiap-siap untuk bertempur dimedan perang untuk bekerja mencari nafkah dengan mengendarai sepeda antik jika masih utuh dimasa sekarang ini. Anak-anak mulai ikut melakukan rutinitasnya dengan berjalan kaki bersama teman-temannya menyusuri jalanan dengan berbagai seragam yang mereka gunakan. Saat kembali melakukan rutinitasnya, merekapun selalu berkumpul bersama teman-temannya untuk bermain bersama memainkan permainan tradisional seperti, lompat tali, enggrang, congklak, kelereng (guli) dan masih banyak lagi. Dengan memainkannya bersama dengan teman, mereka tampak terlihat senang dan bahagia walaupun hanya sebuah permainan sederhana. Seiring berkembangnya teknologi secara perlahan, terciptalah sebuah permainan digital yang bisa dimainkan anak-anak bersama teman-temannya. Alat permainan digital itu disebut "SPIKA". Spika ini bisa dimainkan dua orang dengan memakai stik untuk memainkannya. Permainan yang sangat populer pada saat itu yang sering mereka mainkan adalah Super Mario Bross.

Mesin waktu RudyPratamaBlog

Waktu pun lagi-lagi telah berlalu, dan pertumbuhan teknologi mulai melebarkan sayapnya dan terciptalah sebuah "HANDPHONE". Handphone (hp) yang tercipta pada masa itu masih sangat minim fitur. Tidak seperti pada masa sekarang yang sudah memiliki fitur canggih. Adapun fitur handphone yang tercipta dimasa itu adalah fitur call and mesagge saja. Untuk memiliki handphone pada saat itu sangatlah sulit, sebab harga handphone saat itu masih terbilang sangat mahal. Tidak seperti jaman sekarang ini, anak-anak sudah bisa memiliki dan membelinya dengan mudah. Namun tidak halnya dengan anak-anak pada masa itu. Untuk memiliki sebuah handphone adalah hal yang sangat lumrah dan lebih baik bermain bersama teman daripada memiliki sebuah handphone. (Selasa, 19/09/2017)


EmoticonEmoticon