Tuesday, April 10, 2018

Teknik Pengambilan Gambar Pada Live Shooting

Teknik Pengambilan Gambar Pada Live Shooting

rudypratama.com - Sebenernya diartikel ini saya ingin membahas sesuatu yang tidak saya kuasai. dengan kata lain, ini bukan passion saya yang sebenarnya. kenapa gitu bang? jadi kenapa dibahas? jawabannya adalah saya bukan seorang kameramen ataupun kuliah jurusan jurnalistik. jadi ceritanya gini, kita kan hidup didunia ini harus tetap terus banyak belajar tentang apapun, jadi apa salahnya saya membahas tema diatas. gak ada kan?

Materi yang akan saya bahas dibawah, semuanya adalah materi dari temen saya yang jago dalam hal teknik pengambilan gambar melalui kamera hand maupun kamera drone. pada pembahasan tema ini, kita akan membahas terlebih dahulu teknik dan cara pengambilan gambar Live Shooting melalui kamera hand yang baik dan benar supaya hasil dari pengambilan gambar anda bisa maksimal. simak ulasannya dibawah ini.

Cara pengambilan Gambar

1. Teknik Bird Eye View

Teknik Bird Eye View yaitu teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan ketinggian kamera berada diatas obyek (kamera lebih tinggi dari objek) sehingga hasilnya akan terlihat lebih luas.

2. Teknik High Angel 

Teknik High Angel yaitu teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan sudut pengambilan diatas objek sehingga objek akan terlihat lebih kecil.

3. Teknik Low Angel

Teknik Low Angel yaitu teknik pengambilan gambar yang dilakukan sudut pengambilan dari arah bawah sehingga objek akan terlihat lebih besar. Teknik Low Angel ini akan memberikan kesan kewibawaan, kuat, dan dominan.

4. Teknik Eye Level

Teknik Eye Level yaitu teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan sudut pengambilan gambar sejajar dengan objek sehingga hasilnya akan terlihat seperti tangkapan pandangan mata seseorang.

5. Teknik Frog Eye 

Frog Eye yaitu teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan sudut pengambilan sejajar dengan alas kedudukan objek atau lebih rendah sehingga hasilnya akan terlihat seperti tangkapan pandangan mata penonton yang mewakili mata katak.

Untuk mempermudah anda dalam memahami cara pengambilan gambar perhatikan baik baik gambar - gambar dibawah ini :

Teknik Bird Eye View

Teknik Pengambilan Gambar Pada Live Shooting

Teknik High Angel

Teknik Pengambilan Gambar Pada Live Shooting

Teknik Low Angel

Teknik Pengambilan Gambar Pada Live Shooting

Teknik Eye Level

Teknik Pengambilan Gambar Pada Live Shooting

Teknik Frog Eye

Teknik Pengambilan Gambar Pada Live Shooting

Setelah mempelajari cara pengambilan gambar kita masuk ke poin kedua yaitu ukuran gambar. Dalam pengambilan gambar kameramen akan mengambil gambar sesuai ukuran yang tepat. Ukuran gambar biasanya dikaitkan dengan tujuan pengambilan gambar, kondisi objek, tingkat emosi dan situasi.

Pengambilan Gambar Berdasarkan Ukuran

1. Up Extreme Close Up, yaitu pengambilan gambar yang hanya menampilkan salah satu bagian tertentu sehingga terlihat lebih detail. Misalnya mata pemain, bibir pemain, dan sebagainya.
2. Up Big Close Up, yaitu pengambilan gambar dari batas kepala hingga dagu. Teknik ini biasanya digunakan untuk menangkap sebuah ekspresi.
3. Close Up, yaitu pengambilan gambar dari jarak dekat sehingga kelihatan dengan jelas.
4. Medium Close Up, yaitu pengambilan gambar yang memperlihatkan bagian dada sampai kepala. Hal ini digunakan untuk mempertegas objek.
5. Medium Shot, yaitu pengambilan gambar dengan jarak sedang. Hampir sama dengan Medium Close Up. Apabila objeknya orang maka cara pengambilannya dari dada sampai kepala.
6. Knee Shot, yaitu pengambilan gambar dari kepala sampai lutut.
7. Full Shot, yaitu pengambilan gambar secara penuh dari atas hingga bawah (dari kepala hingga kaki).
8. Long Shot Long Shot, yaitu pengambilan gambar secara keseluruhan. Teknik ini biasanya diambil melalui jarak jauh.
9. Medium Long Shot, yaitu pengambilan gambar yang menampilkan keseluruhan objek secara utuh.
10. Extreme Long Shot, yaitu pengambilan gambar yang lebih menonjolkan latar belakangnya (gambar diambil dari jarak yang sangat jauh).

Setelah mempelajari cara pengambilan gambar berdasarkan ukuran, memasuki poin ketiga yaitu gerakan kamera.

Gerakan Kamera

1. Zoom In atau Zoom out, yaitu gerakan kamera yang dilakukan untuk mendekati atau menjauhi objek dengan menggunakan tombol zooming pada kamera. Tapi saran saya kurangi penggunaan zoom in dan zoom out ini. Karena penggunaan zoom yang berlebihan tidak baik loh. Untuk mengurangi penggunaan zoom kita bisa berjalan mendekati objek atau berjalan menjauhi objek.
2. Panning, yaitu gerakan kamera ke kiri dan ke kanan dari atas trippod.
3. Tillting, yaitu gerakan kamera ke atas dan ke bawah.
4. Dolly, yaitu gerakan kamera maju dan mundur.
5. Follow, yaitu gerakan kamera yang mengikuti gerak objek.
6. Crane Shot, yaitu gerakan kamera yang dipasang diatas roda crane.
7. Fading, yaitu gerakan kamera pada saat pergantian gambar secara perlahan.
8. Framing, yaitu objek berada dalam framing shot. Maksudnya, objek berada dalam sebuah bingkai.

Teknik - teknik diatas merupakan teknik yang digunakan dalam pengambilan gambar dengan gerakan kamera. Selain teknik gerakan kamera ada juga teknik pengambilan gambar tanpa menggerakan kamera.

1. Objek bergerak sejajar dengan kamera.
2. Objek bergerak mendekati kamera (Walk in).
3. Objek bergerak menjauhi kamera (Walk away).

Nah, poin yang terakhir yaitu teknik pengambilan gambar dramatik. Teknik ini lebih memperhatikan sudut pengambilan gambar, ukuran, objek, pencahayaan, properti, dan lingkungan.

1. Backlight Shot, yaitu teknik pengambilan gambar dengan pencahayaan dari belakang.
2. Reflection Shot, yaitu teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan cara pemantulan bayangan objek. Jadi tidak langsung ke objeknya.
3. Door Frame Shot, yaitu teknik pengambilan gambar yang dilakukan diluar pintu jika adegannya berada di dalam ruangan.
4. Artificial Framing Shot, yaitu teknik pengambilan gambar yang dilakukan seolah olah kamera bersembunyi. Misalnya, sebuah tanaman diletakkan di depan kamera sehingga hasilnya objek seperti diambil dari balik tanaman tersebut.
5. Jaws Shot, yaitu teknik pengambilan gambar yang diambil seolah olah objek terkejut melihat kamera.
6. Framing with Background, yaitu teknik pengambilan gambar yang memunculkan latar belakang tetapi objek tetap fokus di depan.
7. The Secret of Foreground Framing Shot, yaitu teknik pengambilan gambar yang objeknya berada di depan latar belakang.
8. Tripod Transition, yaitu teknik pengambilan gambar dengan posisi kamera berada diatas tripod dan berali dari objek satu ke objek lain secara cepat.
9. Fast Road Effect, yaitu teknik pengambilan gambar yang dilakukan didalam mobil yang sedang melaju kencang.
10. Walking Shot, yaitu teknik pengambilan gambar yang dilakukan saat objek sedang berjalan.
11. Over Shoulder, yaitu teknik pengambilan gambar dari belakang objek.
12. Profil Shot, yaitu teknik pengambilan gambar yang diambil dari samping ketika adegan dua orang yang sedang melakukan percakapan.
Artikel Menarik Lainya
Gimana? Udah ngerti kan? Itu tadi sedikit informasi mengenai teknik pengambilan gambar pada live shooting. Jika anda ingin menjadi seorang kameramen maka wajib tahu dan juga wajib menguasai teknik - teknik tersebut. akhir kata terima kasih Semoga bermanfaat.(Selasa, 10/04/2018)


EmoticonEmoticon